Hukum Dasar Logika adalah kebenaran umum yang berlaku dalam bidang logika, sebagai patokan berpikir atau kaidah pemikiran. John Stuart Mill (1806-1873) menyebutnya "Postulat Universal Penalaran" atau Universal Postulates of All Reasonings. Friederich Uberweg (1826-1871) menamainya "Aksioma Inferensi" atau Axioms of Inference.
Selasa, 07 Mei 2013
Senin, 06 Mei 2013
L O G I K A
Logika berasal dari
kata Yunani kuno λογική (logike) yang memiliki
2 arti: studi tentang cara berpikir (baik yang valid ataupun yang keliru); dan
dalam pengertian lain logika adalah aktivitas intelektual yang dipakai dalam
disiplin ilmu seperti filsafat, matematika, semantik dan ilmu komputer.
Label:
Logika,
Sejarah Logika
Selasa, 30 April 2013
Catatan Perjalanan Ke Mesir-Israel-Palestina dan Yordania (bag. 3)
![]() |
| Foto Grup di depan gereja Holy Sepulchre |
Rupanya saya pernah membuat 'sedikit' catatan perjalanan ke Holyland bersama Panorama Ministry di tahun 2010. Entah karena sibuk atau apa, catatan itu seperti terlupakan dan mengendap di memori laptop. Pas lagi buka-buka folder pribadi, tersibaklah file ini. Yah daripada disimpan, mending saya share di blog saja, yang kebetulan sudah cukup lama vakum. Sukur-sukur bermanfaat.
Label:
Holyland Tour,
Jalan-jalan,
Panorama Ministry
Senin, 29 April 2013
Catatan Perjalanan Ke Mesir-Israel-Palestina dan Yordania (bag. 2)
![]() | ||||
| Foto grup dengan latar Gereja Nativity, Betlehem. Yang pegang bendera Panorama: Naim (local guide Palestina) |
Rupanya saya pernah membuat 'sedikit' catatan perjalanan ke Holyland bersama Panorama Ministry di tahun 2010. Entah karena sibuk atau apa, catatan itu seperti terlupakan dan mengendap di memori laptop. Pas lagi buka-buka folder pribadi, tersibaklah file ini. Yah daripada disimpan, mending saya share di blog saja, yang kebetulan sudah cukup lama vakum. Sukur-sukur bermanfaat.
Label:
Holyland Tour,
Jalan-jalan,
Panorama Ministry
Rabu, 24 April 2013
Catatan Perjalanan Ke Mesir-Israel-Palestina dan Yordania (bag. 1)
![]() |
| Foto grup dengan latar Dome of The Rock |
Label:
Holyland Tour,
Jalan-jalan,
Panorama Ministry
Sabtu, 08 Desember 2012
Pelayanan SIM Keliling (khusus Perpanjangan) di Bekasi
![]() |
| Mobil Pelayanan SIM Keliling |
Rabu, 24 Oktober 2012
Bagaimana Membaca Buku-buku Teologia
Sebagai pengajar teologi, saya ingin membantu mahasiswa/i
untuk membangun pemikiran kritis teologianya.
Berikut ini beberapa tips untuk membaca buku-buku teologia.
- Ketika anda membaca buku teologi, jangan terburu-buru mengangguk-anggukkan kepala. Lebih baik gelengkan kepala, sebagai tanda bahwa anda belum tentu setuju dengan penulis.
- Jangan terlalu mudah “mencap” ini adalah gaya penulis tertentu. Penulis-penulis seperti Anselmus, Calvin atau Tillich mengubah-ubah style penulisannya yang ditujukan kepada audience dan konteks yang berbeda.
- Cobalah untuk melihat hutan dan bukan sekedar melihat pohon. Lihat secara keseluruhan dan bukan per bagian (lokalitas) saja.
- Sebuah gambar
bernilai 1000 kata. Sebagian orang akan
beruntung dengan mendapatkan sebuah peta konsep.
- Setelah membaca, taruhlah buku, coba simpulkan argumen utama dari buku tersebut dengan kata-kata anda sendiri. Jika anda belum bisa menyimpulkan, itu berarti anda belum menangkap inti buku tersebut. Bacalah sekali lagi.
Siapkan debat/diskusi dengan teman atau pikiran anda sendiri. Untuk membantu pemahaman dan mempertajam analisa.
- Jika anda belum mengerti, beristirahatlah sejenak. Mungkin pikiran anda sedang penuh. Sapalah temanmu di Facebook, nge-tweet dan minumlah kopi.
- Tertawalah kencang-kencang. Ini strateginya Mary Daly (teolog feminis) agar bisa tetap survive di sekolah Alkitab.
- Buatlah indeks buku tersebut secara pribadi. Buku yang kita baca biasanya sudah ada indeksnya, namun tidak sesuai yang diperlukan. Tulislah konsep-konsep atau ide-ide penting dari buku tersebut dan tuliskan juga halamannya agar mudah ditemukan.
- Belilah buku. Ini bukan untuk memperkaya penerbit. Memiliki buku berarti anda bisa menggarisbawahi, membuat catatan kecil dan memberi warna pada statement penting.
- Rentangkan ide-ide selebar-lebarnya. Ini tips dari Gayatri Spivak, yang membuat dia menjadi teolog feminis, penganut Marxis dan Poststrukturalis pada saat yang sama.
- Rancang sebuah peta perjalanan yang berbeda. Menelusuri jejak pemikiran dari penulis dan coba buat plot yang berbeda (antithesis)
- Imajinasikan bahwa anda bisa bertemu dengan sang penulis. Apa yang anda akan katakan kepada penulis? Apa yang anda tanyakan kepadanya?
- Setelah membaca, taruhlah buku, coba simpulkan argumen utama dari buku tersebut dengan kata-kata anda sendiri. Jika anda belum bisa menyimpulkan, itu berarti anda belum menangkap inti buku tersebut. Bacalah sekali lagi.
Siapkan debat/diskusi dengan teman atau pikiran anda sendiri. Untuk membantu pemahaman dan mempertajam analisa.
- Jika anda belum mengerti, beristirahatlah sejenak. Mungkin pikiran anda sedang penuh. Sapalah temanmu di Facebook, nge-tweet dan minumlah kopi.
- Tertawalah kencang-kencang. Ini strateginya Mary Daly (teolog feminis) agar bisa tetap survive di sekolah Alkitab.
- Buatlah indeks buku tersebut secara pribadi. Buku yang kita baca biasanya sudah ada indeksnya, namun tidak sesuai yang diperlukan. Tulislah konsep-konsep atau ide-ide penting dari buku tersebut dan tuliskan juga halamannya agar mudah ditemukan.
- Belilah buku. Ini bukan untuk memperkaya penerbit. Memiliki buku berarti anda bisa menggarisbawahi, membuat catatan kecil dan memberi warna pada statement penting.
- Rentangkan ide-ide selebar-lebarnya. Ini tips dari Gayatri Spivak, yang membuat dia menjadi teolog feminis, penganut Marxis dan Poststrukturalis pada saat yang sama.
- Rancang sebuah peta perjalanan yang berbeda. Menelusuri jejak pemikiran dari penulis dan coba buat plot yang berbeda (antithesis)
- Imajinasikan bahwa anda bisa bertemu dengan sang penulis. Apa yang anda akan katakan kepada penulis? Apa yang anda tanyakan kepadanya?
(sumber: Kwok Pui Lan blog)
Langganan:
Postingan (Atom)








